Belum afdol rasanya jika jalan-jalan ke Kota Cianjur, jika tidak membawa pulang Tauco sebagai buah tangan untuk keluarga di rumah. Memang sudah sejak lama tauco yang konon berasal dari negeri Cina itu
identik dengan Cianjur. Tak jarang, apabila menyebut nama Cianjur, orang
akan mengingat kota ini dengan kekhasan rasa tauconya.
Tauco adalah bumbu makanan yang terbuat dari biji kedelai (Glycine max) yang telah direbus, dihaluskan dan diaduk dengan tepung terigu kemudian dibiarkan sampai tumbuh jamur (fermentasi). Fermentasi
tauco dengan direndam dengan air garam, kemudian dijemur pada terik
matahari selama beberapa minggu sampai keluar aroma yang khas tauco atau
rendaman berubah menjadi warna coklat kemerahan
Pada beberapa produsen tauco tradisional mengatakan bahwa hasil rendaman,
air rendamannya itulah diolah menjadi kecap sedangkan biji kedelainya
menjadi tauco. Terdapat berbagai cara mengolah tauco yang masing masing
memiliki keistimewaan tersendiri.
Proses pembuatan tauco di Cianjur menggunakan resep warisan
turun-temurun yang tetap dipelihara. Hal itulah yang membuat tauco
memiliki karakteristik unik, baik rasa maupun aromanya.
Sejauh ini tidak diketahui dengan pasti, bagaimana asal mula tauco
hadir di Kabupaten Cianjur. Yang pasti, pabrik tauco tertua di Cianjur
yaitu pabrik Tauco Cap Meong, sudah berdiri sejak 1880. Pada umumnya,
produksi tauco di Cianjur dilakukan turun-temurun dan kini sudah
memasuki generasi ketiga.

No comments:
Post a Comment